Translate

Rabu, 21 Desember 2016

Tangisan Mata Ibu

Dalam Senyummu kau sembunyikan letihmu
Derita siang dan malam menimpamu
tak sedetik pun menghentikan langkahmu
Untuk bisa Memberi harapan baru bagiku

Seonggok Cacian selalu menghampirimu
secerah hinaan tak perduli bagimu
selalu kau teruskan langkah untuk masa depanku
mencari harapan baru lagi bagi anakmu

Bukan setumpuk Emas yg kau harapkan dalam kesuksesanku
bukan gulungan uang yg kau minta dalam keberhasilan ku
bukan juga sebatang perunggu dalam kemenanganku
tapi keinginan hatimu membahagiakan aku

Dan yang selalu kau berkata padaku
Aku menyayangi mu sekarang dan waktu aku tak lagi bersamamu
aku menyayangimu anakku dengan ketulusan hatiku....!!!

"Special For My Mom, Di Hari Ibu...22 Desember 2016"

Selasa, 20 Desember 2016

For My Dear Mom

Mom...ajari aku tuk lebih sabar lagi dalam menghadapi cobaan hidup ini seperti dirimu, kau wanita yang tangguh, kuat & sabar yang tak pernah tergantikan di hati ini. Andai ku mampu memindahkan semua rasa sakit mu pasti sudah kulakukan sejak dulu....apa dayaku saat ini Mom??!! Dalam setiap tangis & sujud ku, aku terus meminta juga memohon pada ALLAH agar semua ini berakhir & memberikan kebahagiaan untukmu!!! Kau penyemangat hidupku Mom....disaat aku merasa sepi & sendiri wajahmu yang terbayang di pelupuk mata ini, rasa semangat yang bangkit kembali untuk berusaha mencari kehidupan & kebahagiaan yang pasti yang ingin ku banggakan & ku tunjukkan padamu suatu hari nanti. Sampai kapanpun takkan berhenti ku berdoa agar Allah memberikan yang terbaik untukmu!! Maafkan aku yang selama ini membuatmu marah juga kecewa namun aku selalu ingin menjadi putri kecilmu yang terbaik dimatamu Mom...Tetaplah menjadi mom terhebatku...!!! " Sembah sujud anakmu di perantauan"

Karena Patah Hati...

Karena patah hati....
Aku pernah merasa rapuh.
Karena patah hati....
Aku pernah merasa jatuh sedalam-dalamnya hingga susah tuk bangkit kembali.
Karena patah hati....
Duniaku seketika berubah menjadi kelam.
Karena patah hati....
Aku menjadi tahu,
Apa yang membuat hati pernah terluka?
Apa yang membuat hati pernah tersiksa?
Apa yang membuat hati pernah tersakiti?
Dan jawabannya hanya satu.
Yaitu karena sikap egois yang ingin mempertahankan rasa.
Rasa ingin memiliki....
Dengan tegasnya.
Sekeras batu....
Aku menginginkanmu....
Tapi aku sadar,
Kini aku patah hati....
Hingga lupa sejak kapan aku pernah patah hati sesakit hari ini?!
Bukan karena kita tak bisa bersatu.
Karena aku masih percaya takdir lewat kekuatan do'a.
Namun....
Apa yang ada di dalam hatimu lah yang membuatku harus berhenti.
Saat aku harus mengetahuinya.
Didepan mata ku sendiri....!!!
Aku hanya mampu mengelus dada.
Mungkin kali ini aku tak menjadi pilihanmu...!!!
Namun, cukup itu yang membuat diriku harus mengurungkan langkah.
Lewat istikharahku.
Kini aku bertanya kepadaNya.
Bagaimana dengan nasibku?
Dan aku akan menantikan jawaban itu baik lewat mimpi atau sudah nampak jelas dikehidupan yang nyata.
Akan ku tunggu...
Jawaban dari kepingan-kepingan rasa patah hati ini.
Apa aku harus bertahan?!
Atau berhenti sampai disini?!
Semoga Allah memberiku jawaban yang terbaik meskipun aku yang harus menerima kesan pahit namun hanya bersifat sementara....!!!