
Hari ini 22 desember tepatnya hari ibu, ingin ku mengucapkan for My Mom & My 2nd Mother karena mereka lah aq bisa menjadi seperti sekarang.Tumbuh menjadi wanita yang dewasa,mandiri serta manis.Ada begitu banyak kerinduan dihati ini karena ingin sekali berjumpa,bertatap muka & memeluk mereka serta ingin ku ucapkan: I Love U Mom....!!!!
Namun semua itu tak mampu ku lakukan karena kini aku berada jauh dari mereka,hanya lewat Hp yang bisa aku kirimkan.Terasa sebak dada ini tak kuasa air mata terus membasahi pipi ini karena menahan rindu yang tak pernah berujung.Ingin sekali seperti anak2 lain diluar sana yang berada dalam dekapan ibunya yang tak pernah aku dapatkan sejak aku berumur 4 tahun, takdir yang memisahkan aq dari my mom.Aq tau My Mom pasti juga merasakan hal yang sama seperti yang aq rasakan hidup menderita selama belasan tahun jauh dari anak2nya.Selama jauh dari mom,aq tinggal & diurus dengan My 2nd Mother selama dalam penjagaaannya tak sedikitpun aq menjadi anak yang sangat manja.Karena My 2nd Mom tak mengajarkan & mendidik aq menjadi anak yang manja.Semua aktivitasku ku lakukan sendiri tanpa ada bantuan dr My 2nd Mother, terkadang timbul dibenak&pikiranku apakah My 2nd Mother benar2 menyayangiku layaknya seperti anak kandungnya sendiri...???? tak pernah sedikitpun ia membenarkan aq bermanja-manja dengannya, padahal aq ingin seperti itu walau hanya sedikit & sebentar ingin merasakan belaian serta dekapan darinya.Namun aq tau sebenarnya My 2nd Mother sayang terhadapku walau tak terlihat secara nyata namun bathinku mengatakan my 2nd mother sangat menyayangiku kerana tak pernah sekalipun ia memukul & berkata kasar terhadapku.apa yang aq minta selalu diturutinya.Jadilah aq menjadi anak yang sedikit egois & keras kepala karena pola hidup yang demikian.
Berbelas tahun aq tak pernah mendapat kabar tentang my mom, selalu aq bertanya kepada saudara2ku dimanakah my mom berada??namun mereka juga tidak pernah mengetahuinya.Sewaktu aq umur 8 tahun,pernah tiba2 Mom datang menjenguk kami semua anak2nya tapi ia datang dengan seorang laki2.lalu aq bertanya kepada mom siapakah laki2 itu??lalu mom memberitahukan kami kalau itu adalah suami barunya & ia menyuruh kami memanggilnya ayah.Namun perintah itu tak langsung kuturuti begitu saja,terasa sakit didada ku ini bila tahu ada sosok seorang ayah lagi dalam hidupku karena bagiku ayah yang benar2 ada & yang selalu ku sayang yaitu papa.sulit bagiku tuk menerima & menempatkan posisinya dihatiku selain papaku sendiri.Aq berlari memasuki kamar serta menangis sekuat hatiku,bahwa aq tak kan rela jika harus berbagi kasih My Mom dengannya,saat itu aq berpikir ia telah merampas My Mom dari kami semua.karena dia My Mom Lupa akan anak2nya. Namun papa selalu mengajarkanku tuk menjadi orang yang selalu ikhlas & sabar menerima semua ketentuan yang telah di gariskan TUHAN dikehidupanku ini. Itu mengapa papa adalah orang yang pertama kutempatkan dihatiku,karena kesabaran,kegigihannya membesarkan anak2nya dengan berjuta kasih & sayang. Bukan berarti aq melupakan begitu saja My Mom, karena keadaanlah yang tak bisa bertemu my mom. Dalam setiap shalat aq selalu berdoa agar kita dipertemukan & berkunpul kembali with Mom karena keluarga yang seutuhnya adalah impian semua orang tidak ada yang menginginkan keluarga broken home. ketika aq berumur 10 tahun, papa membawa kami pindah ke pekanbaru karena papa dipindah tugaskan kerja disana. Papa seorang pelayaran yang sewaktu-waktu harus siap pindah tugas kemana saja. Saat itu rasa tercabik-cabik hati ini karena harus jauh dari teman2ku serta my mom,sudah berpisah dari dulu ditambah lagi harus berada jauh sekali darinya ingin menolak pindah tapi ku tak mampu karena kutahu papa pasti tak mengijinkan aq tinggal dengan my mom. hari yang ditunggu tiba,akhirnya aq bersama 3 orang saudaraku harus pindah ke pekanbaru saudara ku yang lainnya tidak ikut karena mereka sudah berumah tangga & ada yang kuliah di Jakarta.Aq menangis di pelukan my mom karena aq masih ingin di Jakarta & ingin tinggal dengan mom,tetapi mom menasehatiku agar mengikuti kemauan papa karena untuk masa depanku juga nantinya. Sunyi,sepi yang kurasakan tinggal di pekanbaru hanya suara jangkrik & kodok yang ku dengar setiap malam berbeda sekali dengan suasana di jakarta yang selalu ramai 24 jam. teman2 yang aku temui di pekanbaru terasa asing susah untukku berkomunikasi dengan mereka karena perbedaan bahasa yang sangat sulit tuk ku mengerti. Bertahun-tahun tinggal di pekanbaru,namun kabar my mom tak kunjung jua ada,setiap mengambil mengambil rapot sekolah kulihat orang tua dari teman2ku pada datang tuk mengambil rapot anaknya tetapi my 2nd mother tak pernah hadir pada pengambilan rapot di sekolahku hatiku selalu merasa sedih namun ku mencoba tetap tabah & mendapat nilai yang sangat membanggakan bagi orang tuaku. 3 tahun aq duduk dibangku SLTP selalu mendapatkan beasiswa untuk siswa berprestasi & itu membuktikan bahwa aq mampu menjadi anak yang cerdas walau keadaan keluarga yang amat rumit. Bertahun-tahun juga papa pergi berlayar tuk mencari nafkah membiayai kami semua,sering aq menangis menahan rindu kepada kedua orang tuaku karena aq hanya tinggal dengan seorang ibu tiri. Apalagi ketika hari raya idul fitri tiba,semua saudara2 ku berkumpul dengan orang tuanya tetapi kami tidak, kabar dari papa pun tak kunjung jua ada. Namun aq tau papa masih berada ditengah lautan sehingga tak dapat menghubungi kami semua. Ketika aq memasuki kelas 1 SMA papa tiba2 jatuh skt,dokter memvonis papaku terkena kanker hati stadium 3 pada saat itulah aku benar2 bingung bercampur sedih apa yang harus aku lakukan tuk menyembuhkan papaku tercinta...???berbagai cara sudah kami lakukan namun tak ada tanda2 kalau papa akan sembuh malah sebaliknya, 3 bulan lamanya papa menderita kanker tepat tanggal 28 januari 2005 papa menghembuskan nafas terakhirnya. Duka menyelimuti keluargaku,kepergian papa membawa duka yg begitu dalam untukku. berhari-hari perutku tak diisi dengan makanan apapun,terlalu sedih yang kurasa. lengkap sudah derita ini kan kemana selanjutnya hidupku kuaturkan sepeninggal papa...??hari2 sepeninggal papa kurasakan semakin mencekam,sepi tak seperti dulu lagi. Aq dititipkan dirumah paman & nenek dari papaku, disana tak dapat kutemukan kasih sayang karena perlakuan nenek yang begitu dingin terhadapku mungkin karena nenek yang tidak merestui hubungan papa & my mom, jadi aq kena imbasnya. Aq terpuruk dalam kesedihan & penderitaan hidup yang tak pernah kutemui dari sebelumnya, dulu sebelum papa meninggal semua kebutuhanku dapat terpenuhi namun kini tak seperti itu lagi apa2 harus menunggu kiriman & pemberian dari kakak2 & abangku sendiri. Di sekolah aq menjadi sangat pendiam & tertutup untuk segala hal, tak pernah sekalipun ku cerita tentang masalah kehidupanku bersama teman2 baruku apa yang terjadi kusimpan dalam hati sampai suatu hari aq menemukan 3 orang teman yang bisa mengerti diriku. Terbentuklah sebuah gank antara kami, Aq mulai sedikit melupakan kesedihan2ku sepeninggal papa & mulai tertawa bersama teman2 ku tadi. disamping itu semua namun ada seseorang yang diam2 menyukaiku, pada suatu hari dia mengutarakan isi hatinya itu kepadaku. tapi aq hanya diam terpaku tak tau mau menjawab apa karena dalam benakku masih teringat akan almarhum papa yang memberi amanat agar aq belajar yang rajin agar tercapai cita2ku kelak.