Translate

Minggu, 14 September 2014

KAMU MASIH DISINI...


Ketika aku mulai merindu, mulai belajar mencintaimu....kamu mulai menjauhiku dengan alasan yang tak pernah aku ketahui. Hingga aku belajar melupakanmu, karna aku berfikir kamu tak mampu mencintaiku karna dihatimu hanya ada dia...bukan aku!!!
    Suatu ketika aku dipertemukan kembali denganmu setelah 2 tahun tak jumpa. Getaran hati itu tumbuh kembali ketika engkau hadir, ketika aku dipertemukan kembali denganmu. Hanya dengan 1 hari bisa bersamamu itu menjadi kenangan terindah bagiku. cinta kita dipertemukan seketika itu juga kamu menjelaskan apa yang telah terjadi.
Ku rangkai janji diantara cinta ini...walaupun harus terpisah jarak, tetapkan aku dihatimu, sebaliknya juga.
    Tapi tuhan secepatnya memisahkan jarak diantara kita...Tetap saja aku meyakinkan dia, bahwa tak kan aku hianati dia ketika harus jauh darinya...begitu pula dia, Sebulan sudah kita bersama menjalani hubungan ini dengan jarak yang begitu jauh.tapi entah malam itu kenapa harus terjadi. hanya dengan kesalah fahaman kamu memutuskan hubungan ini begitu saja. Air mata mulai bercucuran, entah aku harus berbuat apa, hanya ingin sendiri dan tetap tak ingin berahir kisah ini.tapi mengapa, mengapa malam itu kamu putuskan untuk meninggalkan aku??!!
    Keesokan harinya, aku masih tak mampu membendung air mata ini. tapi aku tahan, hingga aku merasa kamu tak akan pernah menghubungiku lagi.Tak ada pesan darimu dihanphone ku, tak ada kata-kata sayank lagi, tak ada canda tawamu lagi setelah kamu memutuskanku malam itu. Sepi rasanya malam itu...tak seperti malam-malam biasanya...!!! Pagi itu, tetap aku menunggumu menghubungiku....

Ya tuhan.....
Tak ada sama sekali. yang pagi biasanya kamu mengucapkan selamat pagi, cepat bangun, cepat sholat...tapi kini gak ada sama sekali. setelah kamu putuskan untuk meninggalkanku. Beberapa jam kemudian, disaat aku sendiri merenungkan diri dari keramaian orang.Tiba-tiba handphone ku berbunyi, ternyata pesan darimu, tapi kenapa hanya pesan yang kosong, tak ada kata-kata satupun untukku. Lalu kukirim pesan baru untuknya. tapi tak ada jawaban satupun darimu...aku mulai panik. Setelah sejam kemudian, nomer baru memanggilku. aku jawab, dan ternyata itu pamanmu, paman yang dari dulu tak pernah merestui hubungan kita ini. Setelah sedikit berbincang-bincang dengan pamannya, air mataku menetes. aku tak mampu berkata ketika mereka bertanya ada apa denganku??
Aku tak mampu menjawab. hanya hatiku yang bicara...

‘’TUHAN.............’’
Kenapa....Kenapa.....telefon itu hanya memberi kabar tentangnya?!!
Bahwa dia meninggal karna kecelakaan hari itu juga. dimana dia yang semalam memutuskan hubungan ini, memutuskan untuk diam sebentar untuk meredahkan emosi dia, karna masalah itu. Aku hanya turuti kemauan dia, aku kira dia akan diam sejenak saja, tapi sekarang diamnya untuk SELAMANYA. Aku kira pamannya ingin mengatakan bahwa dia sudah merestui hubungan ini, tapi fillingku salah....salah....!!!

TUHAN..........
Kenapa....Kenapa harus terjadi padanya??!!!
Kabar itu membuatku terjatuh dan menangis menahan ketidak kepercayaanku terhadap semua ini. kamu yang harus pergi untuk selamanya tak memberiku pesan satupun. hanya saja kamu berkata untukku: "Selamanya Aku Untukmu Yank"..... Aku tak menyadari bahwa cintaku itu berahir dan kau meninggalkanku untuk selamanya.

TUHAN............
Kenapa harus dia???!!! Kadang aku memaki diriku sendiri. hingga aku menangis menyesal karena kelakuanku yang membuat hubungan ini hancur. dan karna itu kamu pergi untuk selamanya.....diam pamitmu hanya sejenak, tapi bagimu diam untuk selamanya....

Oh Tuhan....
Dia yang mencintaiku sepenuh hati....sekarang tlah tiada...pergi meninggalkanku untuk selamanya....???
Aku selalu mengingatmu, meski ku tak tahu apakah kamu mengingatku disana....??!! tak ada lagi kamu yang selalu memenuhi inbox-ku, tak ada lagi ucapan selamat pagi untukku, selamat tidur untukku. Tak ada lagi canda tawamu yang selalu mengiriku dalam kebahagiaan, tak ada lagi leluconmu yang membuatku tertawa, tak ada lagi semangat yang membuatku kuat akan setiap masalah yang menghampiriku, kini sekarang ada sesuatu yang hilang, tak sama seperti dulu.
     Tapi aku tetap berharap hari-hariku bisa berjalan dengan mulus tanpa dirimu lagi disisiku. karna aku masih punya keluarga, sahabat, yang bisa menggantikanmu dalam keseharianku yang bisa menggantikanmu memberi semangat untuk aku...tapi Kamu dihatiku tak akan tergantikan hingga TUHAN mempertemukan kita kembali di alam yang engkau tempati sekarang. Aku percaya...TUHAN pasti sedang menguji kesabaranku saat ini, aku yakin pasti ada jalan keluar untuk semua ini. mungkin dimataku kamu yang terbaik untukku, tapi belum tentu kata Tuhan kamu yang terbaik untukku...
      Sampai kapanpun, kamu akan tetap disini bersamaku, walau ragamu tlah tiada...Akan ku kenang dirimu sampai akhir nanti.kamu Tak Akan Tergantikan.
Aku percaya dan yakin bahwa Skenario TUHAN adalah yang Paling Indah bagi kita. Walau dunia kita beda tempat, bayanganmu pun tak bisa kulihat, kuberharap hati kita tetap mengikat.Tunggu aku disana. aku akan menemuimu nanti....cinta ini akan tetap ada disini dihatiku selamanya. walaupun hanya tinggal kenangan disini. Aku akan tetap mengenangnya.Tenanglah dirimu disana,tersenyumlah untukku disana, bahagialah kamu disana.
Dan beri tahu aku, ketika kamu telah bahagia disana. Walupun tak bersamaku lagi....tapi aku yakin, hatimu masih untukku.Tenanglah...aku akan selalu mendoakanmu....karna bagiku,
Mendoakanmu sama saja Memelukmu dari jauh...........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar